Reuni Kecil

Memiliki teman kalau kemudian kita lama tak berjumpa rasanya akan menyenangkan bila tiba-tiba ada kesempatan untuk bertemu lagi, orang Indonesia sering menyebutnya dengan menggunakan istilah bahasa inggris “reunion” yang kemudian di-indonesia-kan menjadi reuni. Tanggal 5 September siang tiba-tiba muncul notifikasi di emailku dari Facebook (FB), mengabarkan kalau Nuring, temanku sewaktu kuliah di jogja menulis sesuatu di wallku. Langsung aku coba cek di FB, ternyata Nuring menulis “Halo bang Ery, jenengan ada di Bangkok nggak tanggal 19 September? Rencananya aku mau transit 12 jam di Suvarnabhumi“. Setelah kutanya-tanya ternyata Nuring sedang dalam perjalanan dari Roma, Itali menuju Taipe, Taiwan. Ya Nuring sedang melakukan perjalanan untuk mengikuti conference di Itali, sedangkan saat ini dia sedang melanjutkan studi masternya di Yuan Zee University, Taiwan.

Tanggal 18 September dikonfirmasikan bahwa dia akan sampai di Bangkok esok hari pada pukul 6 pagi. Namun bukan hanya diriku yang akan menemuinya, di Bangkok ada 3 orang alumni Teknik Fisika UGM, dua diantaranya merupakan adek kelas kami yang kebetulan satu kampus dengan diriku, jadi aku menjemput Nuring bersama dengan mereka. Karena tanggal 19 September masih hari Ramadhan, maka penjemputan terpaksa didelay sampai pukul 9 pagi (maapkan kami Ring hehe), penyebab utamanya adalah kebiasaan mahasiswa yang buruk; habis sahur tidur lagi hehehe..

reuni2

Aku dan Nuring

Setelah berhasil menemukan Nuring yang kelelahan di bandara (pengakuannya seh gak mandi 3 hari katanya :p), kami ajak dia jalan-jalan keliling Bangkok, tujuan utama kami adalah area Grand Palace (Wat Phra Kaew). Dari Bandara Svarnabhumi kami naik bis menuju Victory Monumen (Anusawaree), kemudian menggunakan BTS (Sky Train) menuju stasiun Saphan Taksin. Perjalanan dari Saphan Taksin ke Grand Palace kami lanjutkan dengan menggunakan Public Boat menyusuri sungai Chao Praya. Akhirnya sampailah kami di Grand Palace.

reuni1

Dari kanan ke kiri: Nuring, Monna, Aku, dan Andhy

Sempat terjadi insiden kecil di sana ketika diriku akan mengambil brosur tentang sejarah Grand Palce yang gratis, petugas memintaku tiket untuk ditukar dengan brosur tersebut (padahal kami masuk tanpa tiket hehe). Akhirnya berbekal kartu sakti (kartu mahasiswaku) insiden pengusiran oleh petugas dapat dihindari, tapi tetep saja gagal mendapatkan brosur gratis😦.

Selesai bercapek-capek ria dibawah terik matahari (maklum bulan Ramadhan) kami memutuskan melanjutkan agenda jalan-jalan ke KBRI menggunakan taksi. Kami di KBRI hingga pukul 4 sore karena hujan lebat, padahal Nuring harus melanjutkan penerbangan ke Taipe pukul 5.45. Akhirnya dengan menggunakan taksi kami mengantarkan dia ke bandara, sepanjang perjalanan hanya berharap kami bisa sampai di bandara secepatnya. Benar saja, Nuring hampir telat untuk check in, sampai dia tidak sempat berpamitan secara langsung hehe…sekali lagi maafkan kami Ring, jangan kapok mampir ke Bangkok lagi😀

2 Balasan ke Reuni Kecil

  1. Nuring Tyas Wicaksono mengatakan:

    Hebat…hebat, langsung diupload ceritanya nih. Yang jelas kalau ke Bangkok lagi mesti siang2 nih, soalnya kalau pagi masih pada ngorok he.

  2. erywijaya mengatakan:

    wekekeke..bukan gt Ring, bsk mestinya klo transit di Bangkok lebih lama lagi dari 12 jam😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: