My Third Journal Paper Has Been Published

Puji syukur kehadirat Allah subhanahu wa taalla atas terbitnya paper jurnal saya yang ketiga di Songklanakarin Journal of Science and Technology. Paper ini berjudul “The hidden costs  of fossil power generation in Indonesia: A reduction approach through low carbon society“. Proses pengiriman manuskrip ini hingga kemudian dinyatakan diterima dan layak untuk dipublikasikan hampir memakan 6 bulan. Manuskrip ini saya kirimkan pada 10 Juli 2009 dan kemudian mendapatkan feedback dari 5 reviewers pada minggu awal bulan Desember 2009. Setelah saya revisi sesuai dengan komentar para reviewers, paper ini kemudian dinyatakan diterima untuk dipublikasikan pada tanggal 1 Januari 2010.

Paper ini berisi tentang ulasan riset saya mengenai hidden cost atau terkadang disebut externality cost, dalam bahasa awam saya lebih suka menyebut sebagai “biaya siluman”. Externality cost merupakan biaya luar dari sebuah akibat proses produksi, namun biaya ini sampai sekarang tidak pernah dipertimbangkan sebagai bagian dari biaya produksi. Dalam paper ini saya mengangkat masalah pembangkit listrik di Indonesia yang menurut rencana pemerintah akan semakin banyak didominasi oleh PLTU Batubara. Dalam perhitungan real cost, PLTU Batubara memang mempunyai biaya yang rendah, baik biaya pembangunannya maupun biaya operasional, sehingga menghasilkan listrik dengan harga yg rendah pula.

Namun kemudian masyarakat seolah-olah membayar biaya listrik yang rendah dan mengijinkan polusi yang dihasilkan oleh PLTU Batubara mereka hirup begitu saja. Nah, polusi udara inilah yang disebut external effect. Padahal dari polusi udara ini mempunyai banyak efek samping yang nyata seperti gangguan saluran pernapasan oleh debu/partikel, hujan asam yang menyebabkan korosi, dan juga tentunya pemanasan global sebagai dampak dari emisi karbon dioksida yang dihasilkan dari pembakaran batubara.

Kerugian-kerugian di atas perlu dikuantifikasikan dalam bentuk mata uang, dan hal ini telah dilakukan oleh suatu lembaga bentukan Uni-Eropa yang disebut ExternE. Proses pengkuantifikasian melalui berbagai metode ilmiah yg proven dan dapat dipertanggungjawabkan keabhsanannya. Dalam hal ini kemudian saya merefer metode yang digunakan oleh ExternE untuk mengkuantifikasi emisi pembangkit listrik di Indonesia dalam bentu mata uang. Kemudian saya juga merefer pada hasil penelitian oleh salah seorang ilmuwan Indonesia di Jepang yang telah melakukan studi unit emisi yang dihasilkan oleh tiap pembangkit di Indonesia.

Dengan formula baru yang saya gunakan, di sini saya berhasil mempresentasikan externality cost pembangkit listrik di Indonesia selama 25 tahun. Kemudian saya juga memperkenalkan konsep baru yang disebut “low carbon society” pada masyarakat Indonesia. Melalui kebijakan energi yang tepat untuk masyarakat, maka externality cost akan dapat di turunkan dalam skala yang signifikan.

Untuk versi lengkap dari paper ini, silahkan download di sini

3 Balasan ke My Third Journal Paper Has Been Published

  1. Yulfah mengatakan:

    Congrut dwech,bgus,bgus,bgus…. Kaliwungu bangga punya kamu R 🙂

  2. Ari Bimo mengatakan:

    wah papernya bagus mas…
    kalau PLT Batubara dipertimbangkan juga externality costnya, tidak se”ekonomis” yang dikira semula
    ^_^

  3. Ery Wijaya mengatakan:

    Bimo, gmn kabarnya?bener bgt klo mempertimbangkan eksternality memang yg polusinya tinggi akan jadi mahal biaya listriknya🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: