Bike Everywhere at AIT Campus

Sepeda (bicycle) atau kalau di daerah saya disebut pit (bahasa Jawa Semarangan), acapkali dianggap sebagai transportasi yang sudah ketinggalan jaman. Di era modern ini, semua sarana transportasi sudah serba bermesin. Sehingga kita tidak perlu bersusah payah menggeluarkan energi dan berkeringat untuk melakukan perjalanan dari satu tempat ke tempat lain yang ingin kita tuju, serta pastinya kendaraaan bermesin menawarkan kecepatan waktu tempuh. Semua orang sudah termanjakan oleh kenyamanan dan kecepatan yang ditawarkan oleh kendaraan bermesin. Selain itu, dengan memiliki kendaraan bermesin (mobil dan atau sepeda motor) juga dapat digunakan sebagai pembuktian strata ekonomi seseorang.

Padahal kalau kita mau sedikit bijaksana, kendaraan bermesin bagaikan dua sisi mata uang. Di satu sisi menawarkan kenyamanan dan kecepatan, namun di sisi lain justru malah menimbulkan bahaya kesehatan seperti timbunan lemak (termasuk kolesterol) dan segala penyakit yang diakibatkan oleh lemak tersebut seperti jantung, stroke dan obesitas. Bagaimana tidak, dengan menggunakan kendaraan bermesin kita nyaris tidak menggunakan energi yang ada di tubuh kita secara siginifikan. Sehingga asupan energi (kalori) yang kita dapatkan dari makanan akan menjadi tertimbun dalam tubuh dan lama kelamaan akan menjadi ancaman bagi kesehatan kita.

Pengalaman memanjakan diri dengan kendaraan bermesin atau tidak menggerakkan badan secara siginifikan tentu saja hampir semua orang pernah merasakannya, saya terlebih. Ketika menunggu masa kerja dimulai (pasca kelulusan dari study saya), nyaris tidak ada aktivitas fisik yang saya lakukan, dan kemana-mana selalu mengandalkan kendaraan bermotor. Alhasil, berat badan saya naik 10 kilo dalam waktu tidak lebih dari 2 bulan hehe..

Sekarang saya bersyukur, bekerja di Asian Institute of Technology (AIT) menjadikan saya setiap hari bergerak dengan sepeda. Ya, kampus AIT tidak memperbolehkan sepeda motor untuk masuk ke komplek kampus, hanya mobil saja yang diperbolehkan, itupun jumlahnya tidak siginifikan karena AIT menyediakan fasilitas site in berupa student dormitory, staff housing dan faculty housing. Oleh karenanya mayoritas orang yg belajar dan bekerja di AIT tinggal di dalam kampus. Fasilitas ini sangat mendukung kebijakan pelarangan sepeda motor masuk ke dalam kampus, sehingga semua orang kemudian “dipaksa” menggunakan sepeda untuk melakukan aktivitas transportasi di dalam area kampus.

Sepedaku🙂

Tempat parkir sepeda di Staff Housing 7

Selain manfaat kesehatan, bersepeda ternyata juga memberikan efek positif bagi lingkungan. Tentu saja kita paham bahwa dengan bersepeda berarti kita tidak membakar energi fossil, itu artinya kita tidak turut serta menyumbang gas rumah kaca dan polusi pada lingkungan. Itulah kenapa kampus AIT terlihat sangat hijau dengan populasi pohon-pohon besar yang “menghutani” seluruh komplek. Sungguh tempat yang asyik untuk belajar dengan suasananya yang hijau dan lingkungan yang tenang.

Suasana kampus AIT

Bersepeda everywhere mengingatkan saya pada aktivitas masa kecil hingga ABG, dari SD-SMA saya selalu bersepeda kemana-mana, berangkat sekolah formal ataupun sekolah madrasah. Namun saat masa SMA saya menggunakan sistem transportasi hybrid, artinya dari rumah yang terletak di dalam gang kampung menuju jalan raya saya menggenjot sepeda, kemudian dari jalan raya menuju SMA saya menggunakan sarana transportasi umum (bis), hal ini karena jarak rumah saya menuju SMA sekitar 10 kilometer. Ahh..bersepeda memang mengasyikkan, tentu saja untuk jarak tempuh yang dekat, kalau jauh malah jadi menyiksa mungkin hehe..

Oh iya, informasi tentang manfaat bersepeda yang lebih mendalam dan segala pernak pernik tentang sepeda bisa di lihat di link berikut: Pedalsepedaku dan Zonasepeda.

3 Balasan ke Bike Everywhere at AIT Campus

  1. yuyun mengatakan:

    pertamaxxx..hehehe
    sip sip sip🙂

  2. riFFrizz mengatakan:

    sepedahnya situ lucu tuh

  3. Ery Wijaya mengatakan:

    @Yuyun: U always get it🙂
    @Riffizz: haha ya begitulah modelnya😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: