Belajar ke Jepang Dengan Beasiswa Monbukagakusho

Jepang adalah negara dengan perekonomian terbesar kedua di dunia setelah Amerika Serikat dan juga negara dengan perkembangan teknologi terdepan di dunia, telah menjadi salah satu tujuan utama pelajar dari seluruh penjuru dunia untuk melanjutkan studi. Pemerintah Jepang setiap tahun menyediakan ribuan beasiswa bagi pelajar asing untuk belajar di negaranya. Beasiswa ini disebut Monbukagakusho yang dikeluarkan oleh Ministry of Education, Culture, Sport, Science and Technology (MEXT), dahulu beasiswa ini dikenal dengan nama Monbusho. Setiap tahun ada ratusan pelajar Indonesia baik dari jenjang S1, S2, S3 ataupun short-course non-degree yang berhasil mendapatkan kesempatan belajar di Jepang dengan menggunakan beasiswa ini.

Beasiswa Monbukagakusho ini memiliki 7 jenis yang ditawarkan, yakni:

  1. Research students (graduate degree students (Master and Doctoral) & research (non-degree) students)
  2. Teacher training students
  3. Undergraduate students
  4. Japanese studies students
  5. College of technology students
  6. Professional training college students
  7. Young Leaders Program (YLP) students

Saya tidak akan menjelaskan secara detail semua jenis beasiswa yang ditawarkan melalui Monbukagakusho, karena saya hanya akan menjelaskan tentang jenis Research Student saja. Bagi yang tertarik untuk mempelajari beasiswa Monbukagakusho jenis lain, silahkan merujuk  pada website Kedutaan Jepang.

Secara umum, beasiswa Monbukagakusho Research Student ini dapat dikategorikan menjadi dua, yakni:

  1. Monbukagakusho Embassy Recommendation, dan
  2. Monbukagakusho University Recommendation.

Monbukagakusho Embassy Recomendation adalah beasiswa yang pendaftarannya melalui Kedutaan Jepang di negaranya masing-masing, selanjutnya beasiswa ini lebih dikenal sebagai Monbukagakusho G to G. Proses penyeleksian penerima beasiswa sepenuhnya dilakukan oleh pihak kedutaan, kemudian setelah tersaring akan direkomendasikan oleh pihak kedutaan kepada MEXT. Keputusan akhir penerima beasiswa ada di tangan MEXT. Saya kebetulan bukan penerima beasiswa Monbukagakusho G to G, sehingga saya akan mempersempit penjelasan saya hanya tentang beasiswa Monbukagakusho University Recommendation saja. Untuk informasi perjuangan mendapatkan beasiswa Monbukagakusho G to G bisa ditengok di beberapa blog, antara lain: reisha.wordpress.com, qnoi.wordpress.com, dan chibihimawari.blogspot.com.

Monbukagakusho University Recommendation adalah beasiswa yang pendaftarannya melalui Universitas di Jepang yang kita minati. Beasiswa ini mensyaratkan adanya kerjasama antara Universitas di Jepang dengan Universitas almamater kita (boleh almamater S1 atau S2), sehingga beasiswa ini di Indonesia lebih dikenal sebagai Monbukagakusho U to U. Saya memilih untuk mendaftar beasiswa ini dikarenakan proses seleksinya yang sangat sederhana, cepat dan tidak berbelit-belit seperti Mobukagakusho G to G. Ada dua tahap proses seleksi, yakni:

  1. First Stage Selection, pada tahap ini seleksi yang dilakukan adalah berdasarkan dokumen-dokumen persyaratan yang diminta oleh pihak kampus, seperti: Formulir pendaftaran, Ijasah dan transkrip nilai, Brief description of academic achievements, List of scientific publications, Research Plan, Recommendation letter, Certificate of health, A copy of Master’s Thesis, dan TOEFL/ELTS/TOEIC certificate. Pihak Universitas akan menyeleksi dokumen tersebut, kemudian applicant yang terpilih akan direkomendasikan ke stage berikutnya. Beasiswa ini biasanya tidak mempersyaratkan kita harus mempunyai IPK sekian atau nilai TOEFL sekian, hanya disyaratkan bahwa baik nilai akademik dan kemampuan bahasa Inggris sangat bagus. Kemampuan bahasa Jepang juga tidak diperlukan. Akan tetapi jika kita mempunyai kemampuan dalam berbahasa Jepang, mungkin akan jadi nilai tambah saat mencari calon sensei.
  2. Second Stage Selection, para applicant yang terpilih pada tahap pertama akan direkomendasikan oleh Universitas kepada MEXT sebagai calon penerima beasiswa Monbukagakusho. MEXT akan menguji kembali dokumen yang telah kita kirimkan melalui Universitas, kemudian akan memberikan keputusan akhir penerima beasiswa Monbukagakusho.

Untuk bisa sukses pada first stage selection, saya harus melalui berbagai proses informal seperti yang telah saya ceritakan di tulisan saya sebelumnya. Pada intinya, di Monbukagakusho U to U ini proses seleksi utama ada di pihak Universitas di Jepang, dan untuk mendapatkan rekomendasi terlebih dahulu kita perlu melakukan pendekatan kepada calon sensei yang akan membimbing riset kita nantinya. Perlu diketahui, bahwa pendidikan pasca sarjana di Jepang lebih menekankan pada riset, sehingga mahasiswa sepenuhnya akan bekerja pada laboratorium yang dipimpin oleh seorang Professor. Berikut tips saya untuk bisa lolos pada tahap seleksi pertama (berdasarkan pengalaman pribadi):

  1. Daftarlah di Universitas negeri yang besar, seperti ex-Imperial Universities (University of Tokyo, Kyoto University, Nagoya University, Tohoku University, Kyushu University, Hokaido University dan Osaka University), atau bisa dengan mudah kita lihat berdasarkan ranking Universitas tersebut di beberapa lembaga perankingan Universitas dunia seperti QS, Webometric, 4icu, dll. Namun, sekali lagi Monbukagakusho U to U itu memerlukan adanya perjanjian kerjasama antara kampus di Jepang dan almamater kita. Jadi, sebelum menentukan kampus besar mana yang akan kita pilih, lebih baik mengecek di kantor internasional almamater kita list kerjasama dengan Universitas -universitas di Jepang. Kenapa saya menyarankan untuk mendaftar pada Universitas besar? Karena Universitas besar ini memiliki jatah penerima beasiswa Monbukagakusho U to U yang besar pula. Sehingga kesempatan untuk diterima akan semakin besar (meski persaingan juga besar tentunya hehehe). Sebagai contoh kampus saya, Kyoto University (Kyodai) adalah kampus terbaik kedua di Jepang. Hanya untuk Graduate School of Energy Science, setiap tahun ada slot 8 mahasiswa doctoral yang diterima dengan beasiswa ini. Belum lagi jumlah penerima beasiswa master dan juga penerima di Graduate School yang lain di Kyodai.
  2. Carilah prospective sensei yang bergelar full Professor dan mengepalai laboratorium. Seperti saya jelaskan sebelumnya, semua mahasiswa akan bekerja di laboratorium, sehingga kesempatan untuk diterima bersekolah ditempat tersebut bergantung pada keputusan kelapa Laboratorium. Jika calon pembimbing/sensei kita adalah kepala lab, maka kesempatan kita untuk direkomendasikan oleh Universitas agar memperoleh beasiswa Monbukagakusho U to U akan semakin terbuka. Namun, mencari Professor yang mau menjadi sensei kita adalah persoalan gampang-gampang susah. Seperti kebanyakan orang Asia, orang Jepang mudah dekat apabila orang yang baru kenal itu merupakan kolega/kenalan dari orang yang telah dekat dengannya. Nah, jalan yang paling mudah (meski kadang susah :D) adalah dengan cara meminta rekomendasi dari dosen/pimpinan kita yang mempunyai kolega seorang Professor di Jepang untuk dikenalkan pada kita. Cara ini terbilang sangat-sangat jitu, saya telah membuktikannya. Pertama kali kenalan dengan sensei, saya diperkenalkan oleh mahasiswa post-doc di tempat beliau (yang juga senior saya dulu). Sehingga beliau percaya bahwa setidaknya saya adalah orang yang tidak sembarangan karena senior saya tentunya tidak akan memperkenalkan orang yang sembarangan juga kepada beliau. Cara yang lain adalah dengan mencari langsung via website di Universitas yang bersangkutan, pasti kita akan memperoleh emailnya. Lalu kirim email perkenalan dan nyatakan bahwa kita tertarik untuk jadi mahasiswanya, jika beruntung, maka Professor tersebut akan merespon email kita, jika tidak, silahkan coba lagi lain kali atau dengan Professor yang lain.

Apabila tips nomor 2 telah dipenuhi, maka kemungkinan untuk lolos seleksi tahap pertama akan besar. Karena proses Monbukagakusho U to U ini pertama kali melalui tahap screening oleh sensei yang kita pilih, beliaulah yang akan memberikan rekomendasi pada Universitas bahwa kita layak menerima beasiswa. Semua proses administrasi selama seleksi awal akan diback up oleh calon sensei, sehingga beliaulah nanti orang yang akan sibuk mempersiapkan dokumen pendukung. Kemudian jika terpenuhi tips nomor 1, maka kemungkinan sekitar 80% rekomendasi dari Universitas yang diajukan kepada MEXT akan dikabulkan.

Pembukaan pendaftaran beasiswa Monbukagakusho U to U sangat bergantung pada Universitas masing-masing (silahkan dicek di  website School yang anda minati), sebagai gambaran, di Kyodai, pendaftaran biasanya dibuka di akhir tahun, dan di tutup di pertengahan bulan Januari. Pengumuman seleksi tahap pertama dilakukan di bulan April, dan pengumuman final penerima beasiswa Monbukagakusho dilakukan di bulan Juli. Namun, meski berbeda-beda waktu pendaftarannya, keberangkatan penerima beasiswa mempunyai jadwal yang hampir sama, yakni di awal bulan Oktober.

The Clock Tower, Kyoto University

52 Balasan ke Belajar ke Jepang Dengan Beasiswa Monbukagakusho

  1. Ariawan mengatakan:

    Selamat Pak…..
    Sukses buat kamu ya…
    Saya bangga punya teman seperjuangan seperti anda….

  2. Ery Wijaya mengatakan:

    Makasih Om Ari, sukses juga buat dikau. Insya Allah sebelum lebaran aku mudik neh, kyknya bisa ikut kumpul2 teman2 IPA4

  3. Ariawan mengatakan:

    Sippp dah….
    Semoga ntar kalo ada kumpul2, yg dateng rame…
    Jadi kapan berangkat ke Jepang Pak?
    Keep contact ya..

  4. Ery Wijaya mengatakan:

    Awal Oktober Om berangkat ke Kyoto, ya udah dikontak2 ya temen2 yg lain, tgl 6 September aku dah di rumah soalnya.

  5. Ariawan mengatakan:

    Weitz, kamu malah pulang duluan daripada aku…
    Ya ntar biar tmen2 yang disana aja lah yang atur…
    Aku sih ngikut aja..

  6. gun09 mengatakan:

    mantap.. mas.. sukses sll..

  7. jun hendra hutabarat mengatakan:

    Aku baca di milis beasiswa Yahoo, beasiswa IDP Energi ini, merupakan kali terakhir diadakan. Jadi tahun depan sudah tidak ada lagi.

  8. Iffah mengatakan:

    slmt Er, ank IPA4 ad yg k Jepang…
    smua tmen psti bangga, pun bu Wiwik…

  9. Ery Wijaya mengatakan:

    @Pak Gun: makasih Pak Gun, sukses juga buat studynya di sini
    @Jun: iya, yg posting di situ seniorku orang Indonesia yg di IDP Energy Science. Untuk aplikasi tahun ini (pengumuman tahun depan) masih ada, tapi belum tau untuk tahun depan. Mungkin Monbukagakusho akan berubah skemanya.
    @Iftal: Makasih If🙂

  10. adit38 mengatakan:

    Wah boleh juga.
    Bukmark dulu ya

  11. Ery Wijaya mengatakan:

    Silahkan mas Adit, semoga bermanfaat🙂

  12. Andini Ayu mengatakan:

    waaaa,menarik sekali post anda..
    Kebetulan saya juga insya allah berangkat bulan Oktober ini,ke Shizuoka University.Student Exchange Undergraduate Program.hanya saja saya parsial.Kira2 beasiswa ini berlaku tidak yaa untuk mahasiswa Exchange?

  13. Ery Wijaya mengatakan:

    Hi Andini, mungkin kamu bisa mengajukan support ke JASSO (Japan Student Service Organization), mereka mau mensupport biaya bagi student exchange. Bisa kamu lihat di link berikut http://www.jasso.go.jp/scholarship/short_term_e.html
    Tapi sepertinya saat ini sudah terlambat.

  14. Icha mengatakan:

    cool banget dapet monbu…

  15. Ongkosongo mengatakan:

    Saya pernah menjadi invited scholar di Kyoto University. Kesanku sangat canggih ilmunya meskipun gedung Universitasnya sangat sederhana. Lain dengan kantor2 di Indonesia, bagus gedungnya tapi rendah mutunya. Apalagi pas berusia 100 tahun, jadi ada open house. Bisa melihat peralatan dan findings yang canggih. Profesor dan mahasiswa banyak yang kerja sampai malam. Jauh bila dibanding dengan kita.
    Prof. Dr. Ir. Otto S.R. Ongkosongo, B.E.

  16. Ery Wijaya mengatakan:

    Terima kasih Prof. Otto atas infonya, terima kasih juga sudah mampir ke blog saya🙂

  17. sawali tuhusetya mengatakan:

    info yang menarik dan sangat bermanfaat nih, mas ery. pinginnya sih ikutan belajar pakai beasiswa ke jepang. sayang sekali, usia dah kepala 4. makasih share infonya!

  18. erywijaya mengatakan:

    @Pak Sawali: Usia bukan jadi halangan Pak, masih banyak jenis beasiswa yang tidak mensyaratkan usia🙂 bisa digoogling langsung

  19. Riris mengatakan:

    barokallah ya Ery..semoga ilmunya manfaat ^_^

  20. Ery Wijaya mengatakan:

    @Riris: alhamdulillah…amien…makasih ya

  21. hefryan mengatakan:

    semoga bisa segera nyusul mas eri ke jepang
    amin…

  22. Asop mengatakan:

    Wah, jadi ingat teman saya, ada yang berhasil dapet beasiswa ke Jepang…:mrgreen:

  23. Ery Wijaya mengatakan:

    @Hefryan: Amieenn🙂 sukses ya buat proposalnya

  24. Cek Mila Negarawan mengatakan:

    Assalamu’alaikum wr wb,,,
    kakak kapan Universitas kyoto buka pendaftaran beasiswa S2 untuk biologi (sains dan tecnologi),,, Thnks before,, Wslkm wr wb

  25. erywijaya mengatakan:

    Waalaikumsalam Wr. Wb.

    Kalau via Monbukagakusho biasanya mengikuti jadwal aplikasi di kedutaan, yakni sekitar bulan April-Mei.

    Kalau mau mendaftar atas biaya sendiri biasanya dibuka di bulan Februari dan September

  26. karin mengatakan:

    aku mau tanya ijazah ku lulusan tahun 2009/2010,aku masih bisa ikutan beasiswa tahun ini gk ?

  27. erywijaya mengatakan:

    Masih bisa, yg membatasi hanya masalah usia, yakni maksimal 35 tahun

  28. Sarah mengatakan:

    ASslm. kak…
    Kalau beasiswa Jurusan Matematika waktu pendaftarannya kapan? trus standar TOEFL untuk G to G itu berapa?

  29. erywijaya mengatakan:

    @Sarah: Waalaikumsalam. Untuk beasiswa Monbukagakusho G to G tidak mengklasifikasikan jurusan, jadi semua jurusan boleh daftar pada tangal yg ditentukan, pada tahun ini dibuka mulai 11 April- 11 Mei 2011. Syarat TOEFLnya minimal 550

  30. shirenaishana mengatakan:

    pngen ikut mobunkagakusho,,,,,utk thun dpan
    smoga bsa!!!
    itu yg di kyodai jrusan.a pa aj kak????
    ad literature kga??
    xlo ad informsi d bka.a u/ thn 2012, tlg ksih thu ak yah di
    isnahaniatunnajah@yahoo.com, toloooooooooooooong

  31. Laura Masmia Putri mengatakan:

    assalamu’alaikum pak Eriwijaya
    (aku panggilnya bapak atau mas atau kakak ni?)

    Saya Mia. Mau nanya mengenai beasiswa U to U, kalau seandainya antara universitas kita tidak memiliki kerjasama dengan universitas yang akan kita tuju, apakah kemungkinan untuk mendapat respon sangat kecil?? biasanya apa yang membuat seorang profesor tertarik untuk memberikan respon terhadap email kita jika menghubungi profesor tersebut secara langsung dan bukan melalui kolega?

    Mohon saran nya, dan terima kasih atas infonya..

  32. erywijaya mengatakan:

    @Laura: Waalaikumsalam, pgl aja nama hehe…Untuk Monbusho U to U, harus ada kerjasama antara universitas tempat kita bekerja/almamater dengan universitas yg dituju. Kalau tidak ada ya tidak akan bisa lolos. Kalau universitas yg dituju gak ada kerja sama, sebaiknya daftar monbusho yg G to G. Untuk korespondensi dengan Professor, sebaiknya langsung sertakan juga CV dan research proposal🙂

  33. Safur agung irwanto mengatakan:

    halo semua, mau tanya untuk beasiswa untuk lulusan sma ,apakah ada standar nilai selama kuliah disana?, ga boleh turun sedikit, dan kalo trurun suruh bayar (bukan bayar normal) atau langsung di do balik ke indo? seperti kebanyakan beasiswa di sini…..mohon infonya sekali …..

  34. erywijaya mengatakan:

    @ Sawur Agung: Biasanya seh bukan syarat minimal IpK hanya digunakan jika mau lanjut ke jenjang berikutnya, misal dari S1 ke S2 kalau mau tetap memperoleh beasiswa monbusho maka harus mencapai IPK tertentu

  35. rina_lia mengatakan:

    Salam kenal kak.. Saya mahasiswa s1 semester 5 di salah satu universitas di indonesia. Rencananya ingin lanjut s2 d jepang. Nah, apakah saat daftr research student hrs sdh lulus walaupun sdh dlm masa pnyelesaian skripsi misal smester 7 atau 8? Dan mungkin skripsi dpt dslesaikn sblm kberangkatan? Mohon infonya dan saya jg minta cth research proposal kakak.. Thx.. Email saya rina.nur.aprillia.@gmail.com

  36. erywijaya mengatakan:

    Boleh daftar meski belum lulus kuliah🙂

    Maaf saya gak punya contohnya. Good luck ya

  37. iwan mengatakan:

    salam mas

    saya mau nanyak nie
    kan syarat umum untuk beasiswa u to u itu harus ada agreement dengan kmpus kita di indonesia
    in case ya,klu kmpus saya ada parners dengan kmpus d jepang,tp saya bukan lulusan kmpus di indonesia….gmn ya???apakah saya bisa mengapplay apa???

  38. erywijaya mengatakan:

    @Mas Iwan: Makasih sudah mampir. Monbukagakusho U to U bukan hanya untuk lulusan universitas dari Indonesia. Tapi dari seluruh dunia yang punya kerjasama dengan kampus yang bersangkutan. Silahkan kontak ke kampus masing2 langsung.

  39. Predaricka mengatakan:

    Salam mas, saya mahasiswa s1 semester 7 jurusan T.sipil. berencana wisuda februari 2013.
    Saya telah banyak mencari professor melalui contact email, namun belum ada respon yg positif, bebrapa mngatakan mreka telah pensiun, kuota penuh, dan bnyak yg tidak me-replay. saya kesulitan mencari professor. Apakah ada saran dari bapak professor mana yg bisa saya hubungi. saya di bidang T.sipil-structural n Earthquake Engineering, universitas yg menjalin kerjasama dengan universitas asal saya : Kyoto University dan Toyohashi University.

    Terimakasih pak,
    Wassalam..

  40. dev mengatakan:

    halo kak, tau seputar yang S1?
    soal inggris, mat, kim ,fisnya mirip snmptn/simak?
    belajar dari soal taun lalu cukup?
    kakak tau tempat les buat belajar mempersiapkan gitu gak?
    inggrisnya susah gak kak?
    thanks oak

  41. erywijaya mengatakan:

    @Dev: Hai, untuk contoh soalnya bisa dilihat di link berikut http://www.id.emb-japan.go.jp/sch.html. Saya kurang tau ada tempat les yang khusus membahas tentang ini atau tidak, tapi menurut saya materi yang diujikan cukup umum.

  42. dev mengatakan:

    waktu itu persiapan kakak gimana? belajar dari soal2 taun lalu aja?
    materinya kls 1,2,3?
    inggrisnya gimana? setara ielts/toefl?
    thanks kak🙂

  43. erywijaya mengatakan:

    @Dev: ya pelajari aja contoh2 soal di website kedutaan itu. Persyatan pendaftaran juga sudah lengkap disebutkan diwebsite itu. Coba dieksplore websitenya ya. Good luck!

  44. Dinda Rizqia mengatakan:

    assalamualaikum, ka. saya dinda lulusan sma tahun 2014 yang belum mulai kuliah. niatnya mau cari beasiswa ke luar. dan saya udah buka web yang kaka sertakan diatas. tp disyaratnya ada nilai un minimal 8,4. saya mau nanya itu syarat wajib atau ngga? nilai saya masih dibawahnya soalnya ka.. komen ya ka.

  45. erywijaya mengatakan:

    @Dinda: Waalaikumsalam, yg namanya syarat ya wajib dipenuhi, kalau ga terpenuhi ya tidak akan lolos seleksi administrasinya🙂

  46. arrin mengatakan:

    maaf, apakah bisa mendaftar monbukagakusho ini utk yg berada di kelas 3 SMA?

  47. erywijaya mengatakan:

    @Arrin: Ada monbukagakusho untuk yg S1, d3 dan d1. pendaftaran bagi siswa kelas 3SMA

  48. Eka mengatakan:

    Selamat siang.
    Kebetulan S1 saya di ITB, saya baru akan ambil Master di Univ. Tokyo.

    Apakah ITB dan Univ. Tokyo memiliki kerjasama, sehingga saya bisa apply U to U ?
    Bagaimana saya bisa mengecek-nya?

    (Untuk Univ Tokyo, seleksinya masuk ke department, bukan ke sensei. Kalau lolos entrance exam ke departemennya, saya bisa bebas pilih sensei yang ada di departemen tersebut.)

    Terima Kasih

  49. erywijaya mengatakan:

    @Eka: saya kira antara ITB dan Univ Tokyo ada kerjasamanya. Bisa dicek di kantor internasional ITB. semoga sukses ya

  50. Parassela Pangestu Primadiva mengatakan:

    Permisi, saya mau nanya, bagaimana cara nya kalau mencari email prof yang ada dijepang? mohon infonya ya. trims

  51. erywijaya mengatakan:

    @Parasella: Mudah sekali caranya, tinggal cari langsung di website kampus atau labnya. Pasti di sana dicantumkan alamat email Professornya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: