Saatnya Berlibur: Kinkaku-ji Temple, Kyoto

Sebetulnya saat ini bukanlah masa berlibur di Jepang, tapi musim gugur (Autumn) membawa banyak turis domestik dan internasional datang ke Jepang. Pemandangan yang indah perbukitan di Kyoto yang disertai perubahan warna daun dari hijau menjadi menguning atau memerah terlihat sangat indah. Apalagi suhu udara sangat sejuk, berkisar antara 13-18 derajat Celcius, suhu udara ini bagi orang Jepang terasa sangat nyaman, karena beberapa bulan sebelumnya mereka merasakan musim panas (Summer) yang seringkali lebih panas dari pada di Indonesia, yakni berkisar 35-40 derajat Celcius.

Musim gugur ini adalah pertama kali bagi saya di Jepang dan juga pengalaman pertama hidup saya. Kebetulan saya kedatangan tamu istimewa, Pak Risdiyono, dosen Teknik Mesin dan Industri, Universitas Islam Indonesia (UII) Jogja, saat ini beliau adalah mahasiswa program doktor di Asian Institute of Technology (AIT). Kedatangan tetangga dan sekaligus sahabat saya di Thailand ini sebenarnya dalam rangka mengikuti sebuah International Conference dengan topik Design Creativity 2010 di Kobe. Namun, karena jarak antara Kyoto dan Kobe terbilang dekat,  dan angkutan umum juga sangat nyaman dan mudah, maka kemudian diputuskan bahwa beliau akan tinggal di Kyoto selama acara berlangsung. Selama beliau berada di Kyoto, saya turut mengantarkan ke berbagai tempat wisata, kebetulan selama saya tinggal di Kyoto, belum satupun objek wisata yang saya kunjungi. Jadi liburan singkat ini bagaikan sekali mendayung dua tiga pulau terlampaui hehehe.

Musim gugur di Kyoto, daun-daun berubah warna dari hijau menjadi menguning dan memerah

Salah satu objek wisata yang ingin saya ceritakan adalah Kinkaku-ji Temple, terletak di barat laut kota Kyoto. Temple ini terkenal dengan sebutan  Temple of the Golden Pavilion, atau gampangnya kita menyebut bangunan ini sebagai Temple Emas. Bangunan ini merupakan salah satu temple Budha Zen yang ada di Kyoto. Dahulu kala, temple ini adalah sebuah villa yang disebut Kitayama-dai, dimiliki oleh salah seorang negarawan terkemuka dimasanya yang bernama Saionji Kintsune. Bangunan ini berubah statusnya menjadi komplek Kinkaku-ji pada tahun 1397 ketika villa tersebut dibeli oleh salah seorang Shogun Ashikaga ketiga yang bernama Yoshimitsu. (1358-1408) Ketika Sang Shogun meninggal, bangunan ini kemudian dijadikan sebuah temple Zen oleh anaknya, hal ini sesuai dengan wasiat Ayahnya sebelum meninggal. Zen adalah sebutan bagi sekolah Budha aliran Mahayana di Jepang.

Bangunan ini pernah terbakar selama 2 kali, yakni ketika Perang Onin (1467–1477) pada masa Kaisar Muromachi, dan pada bulan Juli tahun 1950 oleh seorang pendeta yang sedang dalam tekanan psikologi bernama Hayashi Yoken. Kinkaku-ji Temple ini berada ditengah kolam buatan, dan dikelilingi oleh taman khas Jepang yang indah. Kalau Anda berlibur ke Kyoto, Jepang, tempat ini bisa menjadi referensi wajib untuk anda kunjungi.

Temple Emas di tengah kolam buatan

Sisi keindahan Kinkaku-ji Temple

 

8 Balasan ke Saatnya Berlibur: Kinkaku-ji Temple, Kyoto

  1. Risdy mengatakan:

    Thanks Mas Ery untuk segala macam sambutannya…
    Kayaknya saya perlu ke sana (lagi) agar sampeyan punya temen piknik lagi. Nanti saya ajarin cara beli Ichi Nichi, biar naik bis bisa irit… wekekekekekek

  2. marsudiyanto mengatakan:

    Ra bali Kaliwungu?
    Prei2 kan enak mulih😀

  3. erywijaya mengatakan:

    @Pak Risdy: heheheeh boleh2, ditunggu kedatangannya lagi di Kyoto
    @Pak Mars: Insya Allah balek Pak bulan depan

  4. koeshariatmo mengatakan:

    keren warna daunnya..warna warni.. emang jepang mah kreatif ampe pohonnya segala bisa kreatif bikin warna sendiri..

  5. handa mengatakan:

    wah..ternyata sedang di jepang toh,mas…🙂. mantap ,kapan ya bisa ke sana?hehehhe.

  6. naisah pide mengatakan:

    saya rencana tanggal 11 november akan ke Jepang kurang lebih 8 hari.. kira kira tempat wisata yang harus kami datangi apa saja yaa pak??

  7. Ery Wijaya mengatakan:

    Daerah yang ingin dikunjungi di mana? untuk mudahnya bisa di lihat informasinya di sini http://www.visitjapan.jp/eng/where/index.html

  8. Noni mengatakan:

    Salam Mas Ery, tulisannya sangat menarik. Saya ingin tanya kalau daerah Tokyo/Osaka/Kyoto sudah ada perubahan warna dedaunan musim gugur pada Akhir Oktober? Kapan ya momiji nya sempurna? Terima kasih.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: