Benar, Salju itu Putih Bu..

Aku terlahir di sebuah kampung pesisir laut Jawa, dari sebuah keluarga sederhana. Kesederhanaan itu pula yang “memaksa” diriku untuk tidak bermimpi lebih, tapi lebih cenderung mengalirkan hidup dan menerima keadaan apa adanya. Dua tahun yang lalu, aku telah berubah menjadi “anak kota”, tinggal di hiruk pikuk aktivitas masyarakat Ibu kota negara Thailand. Dua tahun yang lalu pula mimpiku telah berubah; aku ingin melihat salju turun dari langit!

Aku lantas bermimpi pergi ke Eropa, Jepang atau negara mana saja yang mempunyai empat musim, dan dapat mengabulkan mimpiku itu  Setahun kemudian, Allah mengabulkan pintaku, ya aku akan pergi ke Jepang secara gratis! dan bahkan bukan itu saja, aku juga diberikan olehNya kesempatan untuk bisa menikmati negara empat musim ini selama 3 tahun berturut-turut. Jika aku mau berusaha, tak hanya salju yang akan aku temui, tapi aku juga akan membawa “oleh-oleh” ilmu.

Sesampaiku di Jepang, agaknya aku hampir kecewa karena salju tak kunjung turun hingga tahun akan berganti.  Namun tak pernah kusangka, kekecewaan di penghujung tahun tiba-tiba berubah ketika aku bangun tidur dan menyibakkan korden pintu kaca di kamarku yang menghadap ke luar. Masya Allah, kenapa semuanya jadi memutih; daun-daun di belakang apartemenku telah memutih, genteng milik tetanggaku juga telah berubah menjadi putih, dan dari langit butiran-butiran lembut jatuh di lantaiku. Allahuakbar! inikah salju? aku coba memegangnya, rasanya lembut seperti tepung. Alhamdulillah, Ibu, ini salju! benar, warnanya putih! aku akhirnya melihatnya untuk pertama kali dalam hidupku. Aku bersorak gembira, tapi sepertinya bukan hanya aku saja, tetanggaku orang Afrika juga ternyata bersorak. Mungkin kami sama, baru seumur-umur pertama kali melihat salju.

Hujan salju dilihat dari kamar apartemenku

Kebetulan penghujung akhir tahun lalu adalah hari Jum’at, sekaligus hari libur panjang di Jepang. Akupun memutuskan untuk pergi keluar menunaikan shalat Jum’at sekaligus menikmati pemandangan salju pertama dalam hidupku. Salju masih turun lebat dan Kyoto tampak memutih; di jalanan, di sungai, di pohon-pohon, di atap rumah dan juga di atap mobil, bis dan kereta.

Salju memutihkan jalan,pohon-pohon dan sungai Kamogawa, Kyoto

Salju juga membuat Kyoto University tampak putih

Aku foto semua kejadian ini untuk aku kirimkan ke Ibu di kampung halaman, bahwa mimpi anak kampung ini perlahan menjadi nyata. Tanpa doa dan dukungannya, semua mimpi ini tak akan terwujud.

* Aku menulis artikel ini ketika hujan salju yang lebat kembali turun memutihkan Kyoto University

9 Balasan ke Benar, Salju itu Putih Bu..

  1. setyobudianto mengatakan:

    Alhamdulillah Allahu Akbar, turut senang….

  2. Allahuakbar.

    niat yang baik akan selalu dimudahkan oleh-NYA.🙂

  3. erywijaya mengatakan:

    Alhamdulillah🙂

  4. lia mengatakan:

    Alhamdulillah…
    terharu…^_^

  5. bersyukur banget waktu SUSTAIN kemarin ndak ada salju. hahahaha….
    gitu aja udah kedinginan sampe kulit iritasi. apalagi kalo saljuuuu

  6. ardia mengatakan:

    Alhamdulillah…
    Allah mewujudkan semua keinginanmu. Harus bersyukur dan tetep berusaha dek!!

  7. tukangobatbersahaja mengatakan:

    Saya ingin menikmati indahnya salju.
    Terkahir kali ke luar negeri waktu bulan October/ November jadi belum ada salju.

    Itupun sudah membuat saya kedinginan dengan angin yang bertiup 10 derajat *bbbbrrrrrrr*

  8. […] musim berganti benar-benar terlihat di hari terakhir bulan Desember menjelang pergantian tahun. Salju lebat tiba-tiba turun memutihkan Kyoto, dan saya berpesta menikmati salju pertama dalam hidup. […]

  9. Meilina Utomo mengatakan:

    Dream big they say:) I’ll also never forget my first snow.
    Kyoto ya,, brarti panas ya panas poll, dingin ya dingin poll, desho?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: