A Tool for Notworking: FACEBOOK!

Sudah setahun ini saya mengakhiri aktivitas online saya di berbagai Sosial Media, terutama Facebook (FB). Banyak kawan hampir tak percaya saya bisa membebaskan diri dari ketergantungan terhadap FB. Memang, sekarang FB telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan banyak orang, tak dipungkiri kalau sehari tanpa mengecek akun FB rasanya bagaikan terisolir dari dunia. FB juga telah terbukti membantu kita menghubungkan dengan keluarga atau kawan yang berada di tempat yang berbeda, atau bahkan menghubungkan kembali dengan kawan yang telah lama terpisah.

Saya telah tergila-gila bermain FB sejak tahun 2007, saat booming FB pertama kali di Asia setelah 3 tahun dari launchingnya. Ada banyak hal yang saya alami bermula dari FB; kisah lucu, cinta, suka, sedih dan bahkan yang informatif. Jumlah list kawan di FB saya menggemuk menjadi lebih dari 3000 orang hingga tahun 2010. Jumlah kawan yang banyak di satu sisi sangat menyenangkan karna bisa mengetahui kabar dari banyak orang, dan di sisi lain ternyata karena saking asiknya menyimak kabar kawan-kawan, tak terasa banyak waktu yang tersita dengan sia-sia. Pekerjaanpun banyak yang tidak selesai dengan tepat waktu, dan terbengkelai. Akhirnya, saya merasa bahwa saya sudah saatnya saya perlu meninggalkan FB. Akhir 2010, saya dengan resmi meninggalkan FB dan menjalani kehidupan real yang sebenarnya. Tak peduli kata orang saya konvensional, tradisional dan tak peduli juga dengan kekagetan orang karena saya tak punya akun FB. Facebook: A tool for Notworking! Good bye Facebook!

Note: Klik gambar untuk hasil yang lebih jelas

20 Balasan ke A Tool for Notworking: FACEBOOK!

  1. nique mengatakan:

    hehehe … saya sempat vakum fesbuk setelah menikah sekitar agst 2009. waktunya banyak tersita pada urusan lain, dan baru beberapa bulan ini lagi aktif, gara2 teman2 blogger membuat satu wadah tempat mempromosikan tulisan2 baru.
    begitupun tidak sampai mabuk kepayang lagi, mungkin juga karena sudah lewat masanya yah, jadi sekarang fesbuk cuma sekedar lewatlah di waktu yg benar2 senggang, atau selingan di saat jenuh mendera. tentu saja tak lagi masuk prioritas.

    setuju, kalau masih mabuk kepayang sama fesbuk ya itu tadi, pekerjaan pun jadi terbengkalai, dan seringkali pula saya harus mencak2 gara2 para asisten lebih sibuk mengurusi fesbuk mereka tinimbang merhatiin kerjaan mereka. *lap peluh*

  2. Ipras mengatakan:

    Memanfaatkan FB untuk berbagai hal yang dirasa penting saja, seperti urusan pekerjaan atau kuliah, jauh lebih baik๐Ÿ™‚

  3. benisuryadi mengatakan:

    Same here.
    I am no longer in FB since mid of this year.๐Ÿ˜‰

  4. iwan mengatakan:

    sip mas muhammad ery wijaya…!!!
    lebih baik meninggalkan fb daripada meninggalkan sholat…
    ndak leres mekaten mas ery???

  5. Syeilendra Pramuditya mengatakan:

    i see.. pantesan lama ga kedengeran kabarnya d fb

  6. erywijaya mengatakan:

    @Mbak Nique: Yup setuju banget mbak, banyak orang yg jadi lupa diri karna FB
    @Ipras: hehehe ada benernya juga, tapi kasusnya kecil
    @Beni: wah kita seperjuangan..salaman hehehe
    @ Bos Syeilendra: Iya neh bos, lagi giat2nya neliti hehehe…sudah mo selesaikah dirimu?

  7. Syeilendra Pramuditya mengatakan:

    mau selesai? ya mau lah, masa ga mau hehe.. bos Ery kapan rencana beres neh, tahun depan kah?

  8. erywijaya mengatakan:

    Wahahahaha kapan bos slesainya? saya insya Allah masih sampe Sept 2013๐Ÿ™‚ saling mendoakanlah semoga diberikan kelancaran, amien

  9. Syeilendra Pramuditya mengatakan:

    insya Allah nanti kalau sudah tiba waktu yg tepat huehuehue.. yoi siip mari saling mendoakan biar mudah n lancar amiin..๐Ÿ™‚

  10. marsudiyanto mengatakan:

    Ayo FB an maneh Er

  11. citra mengatakan:

    hehe..actually,facebook is just a tool,,it depends on how effectively we using n managing๐Ÿ˜‰ n it will show so various characteristic of fb (and other social networks) personality..(indeed,personality of user)๐Ÿ™‚
    *nice posting mas๐Ÿ™‚

  12. Serendipity mengatakan:

    gimana rasanya pas awal2 tutup akun fb?๐Ÿ™‚

  13. erywijaya mengatakan:

    @ Pak Mars: hehehe nanti aja Pak klo sudah beristri hehe
    @ Citra: hemm…tapi itu berpengaruh banyak buatku hehehe
    @ Serendipity: Rasanya ya sepi dan gak gaul aja hehehe tapi lama2 jadi terbiasa

  14. Serendipity mengatakan:

    makanya aku cuma tahan 20 hari aja tutup akun fb..

  15. citra mengatakan:

    ya kembali pada pribadi masing2 gmn memanfaatkan media..hmm,fban lg klo udh beristri..he,whats the relation?๐Ÿ™‚

  16. sopyanharis mengatakan:

    Salut dech buat mas Ary yang sudah berhasil “lulus” dari pesbuk.

    Saya pernah mencobanya juga tahun 2010 tetapi hanya bertahan 3 bulanan mungkin karena memang tangan ini radha “gatel” kali yaaa.. Dan akhirnya akun saya aktif kembali tetapi intensitasnya sangat jauh berbeda.

    Dahulu saya cukup intens untuk menengok pesbuk, tetapi sekarang dalam 48 jam bisa jadi hanya 10 sampai 15 menit saja. Itu memang pilihan.

    Bicara pilihan, sejak Ramadhan 1432 H saya juga memilih untuk “stop” nonton berita televisi. Maklum-lah berita yang disampaikan belum memberikan aspek kecerdasan, berita yang disampaikan cenderung bermaksa “tabir kebencian”. Daripada sedikit demi sedikit saya terbawa emosi saat mendengar berita “kisruhnya politik ala Jakarta” maka saya lebih memilih “stop” menonton berita televisi.

    Thanks for sharing mas Ary..

  17. yap…setuju bgt mas erry, tp kalo gada FB ngdeso jg ya…
    pinter2 qt aja, jgn sampai dibawa arus….

  18. widhadyah mengatakan:

    Mas Ary, saya bisa lepas dari facebook, tp twitter ndak bisa. Lebih informatif soalnya *ngeles. Etapi sepertinya kalo linkedin beneran for networking lho mas Erry :))

  19. m ali adnan mengatakan:

    bolehh…tapi nasib group kaliwungu kota santri pie….kan eman2 mas…itu manfaatnya untuk orang banyak lhoo…

  20. saya juga berencana untuk off dari FB, tapi masih mengumpulkan energi dan tenaga..
    >,<

    saya sudah membuat masa-masa percobaan tapi masih kagak nahaaan..
    hanya bertahan beberapa hari aja. T___T
    semoga di awal semester 8 nanti bisa secara resmi keluar..

    btw, mas ery kok udah gak nulis2 di blog lagi?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: