Tentang Shaun the Sheep

Oktober 21, 2011

Kalau di rumah Anda ada anak kecil, hampir saya pastikan pukul 18:30 WIB akan nongkrong di depan layar kaca menyaksikan salah satu tayangan anak-anak di MNC TV. Ya! Shaun the Sheep! Cerita animasi tentang sebuah peternakan yang berisi domba, babi, dan juga si pemilik peternakan beserta anjing penjaganya. Dalam kelompok domba itu dipimpin oleh domba kurus yang bernama Shaun. Pada awalnya saya tidak tertarik sama sekali dengan animasi ini, hingga suatu ketika saat pulang kampung dan menemani keponakan menyaksikan film animasi ini, ternyata lucu juga jalan ceritanya. Dari situ jadilah saya salah satu penggemar Shaun hingga sekarang. Baca entri selengkapnya »


Sisi Lain Seorang Mahasiswa Perantau….

Juni 17, 2011

Menjadi mahasiswa, terutama menjadi mahasiswa perantau, memberikan banyak pelajaran. Yang jelas dan utama, tentu memperoleh ilmu pengetahuan. Selanjutnya, juga memperoleh jaringan pertemanan dan persahabatan dengan sesama mahasiswa baik orang lokal maupun perantau. Bagi yang tertarik dengan bahasa dan kultur, tentu juga bisa mempelajari bahasa dan kultur asli tempat tersebut. Selain itu, tentu akan memperoleh pengalaman dan pelajaran skill untuk hidup mandiri. Nah, kalau bagi saya, merantau adalah saat yang tepat untuk mengasah kemampuan dan hobi saya dalam memasak masakan rumahan khas Jawa. Baca entri selengkapnya »


Tak Perlu Terlalu Benci

Mei 18, 2011

Pernahkah Anda membenci sesuatu, lalu selalu berusaha menghindarinya? Tidak hanya Anda, pasti semua orang merasakan yang demikian. Ada banyak alasan untuk membenci sesuatu, mungkin dari hal yang remeh hingga yang complicated. Namun entah kenapa, banyak juga orang yang menyadari bahwa hal-hal yang pada awalnya mereka benci, kemudian malah menjadi bagian dari jalan hidup yang harus dijalani. Termasuk saya.. Baca entri selengkapnya »


Saya Menemukan Agama Di Negeri Ini…

April 4, 2011

Kalimat itu ia ucapkan dengan berkobar-kobar penuh semangat, sambil matanya berkaca-kaca. Saya menatap air mukanya sebentar, lalu merenungkan kalimat demi kalimat yang ia ucapkan. Kalimat itu saya dengar dari Khatib shalat Jum’at di kantor Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Osaka, Jepang, setengah bulan yang lalu. Agama yang sang Khatib maksud tida bukan tentunya adalah agama Islam. Sekilas, kalimatnya mengundang kontroversi, kenapa harus di Jepang? bukankah Jepang negara yang penduduknya tidak beragama dan percaya dengan Tuhan? kenapa tidak di Arab? negara tempat lahirnya Islam? Baca entri selengkapnya »


Mengukur Cita-cita; Faktor Keluarga dan Ambisi

Maret 30, 2011

Bertemu dengan banyak orang dengan berbagai latar belakang keluarga, pendidikan, agama, karier dan ambisi membuat saya punya banyak pengetahuan tentang cara pandang masa depan setiap individu. Diakui atau tidak, faktor-faktor yang saya sebut di atas banyak mempengaruhi tata cara kehidupan seseorang dalam merengkuh kesuksesan.  Ibarat pepatah, buah tak akan jatuh jauh dari pohonnya. Meski, ada juga beberapa orang yang keluar dari pakem yang lumrah tersebut. Baca entri selengkapnya »


Saya, Gempa dan Tsunami di Jepang

Maret 11, 2011

Siang ini sekitar pukul 14.48 waktu Jepang (GMT +9), gempa bumi sebesar 8.8 skala richter di sekitar Miyage Prefecture, dan pusat gempa di pantai pasifik Jepang dengan episentrum gempa sedalam 24 km. Gempa besar terjadi sekitar 3 menit, namun gempa-gempa kecil yang mengiringi masih terjadi di sekitar Miyagi hingga artikel ini saya tulis. Baca entri selengkapnya »


Saatnya Berlibur: Kobe City

Maret 10, 2011

Akhir bulan Februari saya mempunyai kesempatan satu hari untuk mengunjungi kota Kobe. Kota yang terkenal dengan pelabuhan sejak jaman sebelum restorasi Meiji, di mana saat itu Jepang melakukan kebijakan isolasi dengan negara-negara asing. Pelabuhan Kobe adalah salah satu yang dibuka untuk berdagang dengan bangsa barat, terutama dengan Belanda  di masa itu. Kobe juga terkenal karena kejadian gempa pada tahun 1995 yang memporak porandakan seluruh kota dan memakan korban lebih dari 6000 jiwa meninggal dunia. Kunjungan ke Kobe yang pertama ini, saya menyempatkan diri mengunjungi Jembatan Akashi Kaikyo dan kawasan Ijinkan. Baca entri selengkapnya »


Kepercayaan; Simbol Sebuah Kemajuan

Februari 25, 2011

Banyak dari kita berpikiran bahwa simbol sebuah kemajuan suatu masyarakat adalah perekonomian yang kuat dan digunakannya teknologi yang canggih dalam kehidupan sehari-hari. Namun saya menemukan satu lagi simbol kemajuan dari sebuah masyarakat, yakni pribadi-pribadi dari anggota masyarakat yang jujur dan dapat dipercaya. Masyarakat di negara maju hidup dalam rasa saling percaya satu sama lain yang tinggi, karena memang masing-masing pribadi memiliki kepercayaannya yang terjamin. Baca entri selengkapnya »


Nihongo o Hanasu Koto ga Dekimasu ka?

Februari 24, 2011

Hidup di lingkungan dengan bahasa dan tulisan yang tidak kita pahami mungkin bukan hal yang nyaman bagi semua orang. Saya telah menikmati hal itu selama hampir 4 tahun ini. Terhitung 3 tahun saya hidup di Thailand dengan bahasa dan tulisan yang jauh dari mirip dengan bahasa Ibu saya, bahasa Jawa, pun juga dengan bahasa Indonesia ataupun bahasa Inggris. Lalu ditambah setengah tahun ini saya hidup di Jepang yang tulisan dan bahasanya juga jelas-jelas berbeda dengan tiga bahasa yang saya pahami. Jadilah selama hampir 4 tahun ini saya jadi orang yang buta huruf dan “bisu”. Baca entri selengkapnya »


White Valentine

Februari 15, 2011

Sejujurnya saya bukan orang yang turut merayakan tradisi Valentine. Jauh dari kontroversi perayaan Valentine dalam agama Islam,  tulisan ini dibuat  hanya untuk menceritakan kejadian yang saya alami pas tanggal 14 Februari kemarin. Di Jepang dan beberapa negara empat musim, bulan Februari termasuk dalam musim winter. Ya, winter musim di mana suhu udara bisa turun menjadi minus dan turunlah salju. Baca entri selengkapnya »